Menulislah sesuai kemampuanmu

Rabu, 16 April 2014

PENDEKATAN SISTEM DAN DESAIN PEMBELAJARAN



PENDEKATAN SISTEM DAN DESAIN PEMBELAJARAN
By: Evi Muzaiyidah Bukhori (Mahasiswi PBA UIN Maliki Malang)


BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Salah satu masalah yang dihadapi dunia pendidikan kita adalah masalah lemahnya proses pembelajaran. Dalam proses pembelajaran, anak kurang didorong untuk mengembangkan kemampuan berpikir. Proses pembelajaran di dalam kelas diarahkan kepada kemampuan anak untuk menghafal informasi. Mata pelajaran bahasa tidak diarahkan untuk mengembangkan kemampuan berkomunikasi karena yang dipelajari lebih banyak bahasa sebagai ilmu bukan sebagai alat komunikasi.
Penetapan standar proses pendidikan merupakan kebijakan yang sangat penting dan strategis untuk pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan. Melalui standar proses pendidikan setiap guru  atau pengelola sekolah dapat menentukan bagaimana seharusnya proses pembelajaran berlangsung.
Proses pembelajaran merupakan adalah merupakan sistem. Dalam rangka sistem desain pembelajaran kita  dihadapkan pertanyaan tentang bagaimana cara mendesain suatu program, struktur program yang bagaimana yang akan dipergunakan dan pola mengajar apa yang  akan diterapkan sehubungan dengan pelaksanaan program yang telah didesain.

1.2   Rumusan Masalah
1.      Apa pengertian pendekatan sistem pembelajaran itu?
2.       Apa komponen dasar dalam desain pembelajaran?
3.      Pendekatan apa yang digunakan dalam desain pembelajaran?

1.3  Tujuan
1.      Mengetahui pengertian pengertian sistem pembelajaran
2.      Mengetahui komponen dasar dalam desain pembelajaran
3.      Mengetahui pendekatan yang digunakan dalam desain pembelajaran

المحسنات المعوية



علم البلاغة (علم البديع)
المحسنات المعوية
أيفي مزيدة بخاري (الطلبة لقسم اللغة العربية وتدريسها في الجامعة مولانا مالك إبراهيم الحكومية الإسلامية مالانج)
1.           التورية

Munculnya Perbedaan - perbedaan Keagamaan




KHULAFAUR RASYIDIN (632-660)

MUNCULNYA PERBEDAAN-PERBEDAAN KEAGAMAAN
By: Evi Muzaiyidah Bukhori (Mahasiswa Pascasarjana UIN Maliki Malang)

BAB I


PENDAHULUAN

1.1   Latar Belakang
                        Pada Masa Nabi SAW ummat islam adalah ummat yang satu, mereka satu akidah, satu syari’ah dan satu akhlaqul karimah karena jika ada sedikit perbedaan langsung ditanyakan kepada beliau dan bila terdapat perselisihan pendapat diantara mereka, maka hal tersebut dapat diatasi dengan wahyu dan tidak ada perselisihan diantara mereka.
                        Setelah wafatnya Nabi Mulai muncul gerakan-gerakan keagamaan, Pada masa pemerintahan Khulafaur Rasyidin mulailah adanya perselisihan, pada pemerintahan Abu Bakar Ash-Shiddiq yang mana orang-orang Islam Mulai terdapat permasalahan gerakan yang dikenal dengan kemurtadan. Setelah wafatnya Nabi, beberapa orang mengklaim (mengaku-ngaku) kenabian.Beberapa lainnya menjadi murtad dan yang lainnya orang-orang tidak mengakui pemerintahan madinah karenanya, menolak untuk tidak membayar zakat.Kemudian Awal mula adanya perselisihan dipicu oleh Abdullah bin Saba’ (Seorang Yahudi) pada pemerintahan Khalifah Utsman bin Affan dan berlanjut pada masa Khalifah Ali. Dan awal mula adanya gejala timbulnya aliran-aliran adalah sejak kekhalifahan Utsman bin Affan (khalifah ke-3 setelah wafatnya Rasulullah).
Pada masa itu di latar belakangi oleh kepentingan kelompok, yang mengarah pada terjadinya perselisihan sampai terbunuhnya khalifah Utsman bin Affan. Kemudian digantikan oleh Ali bin Abi Thalib, pada masa itu perpecahan di tubuh umat islam terus berlanjut. Umat islam pada masa itu ada yang pro terhadap kekhalifahan Ali bin Abi Thalib yang menamakan dirinya kelompok syi’ah, dan yang kontra yang menamakan dirinya kelompok Khawarij.
Akhirnya perpecahan memuncak, kemudian terjadilah perang jamal yaitu perang antara Ali dengan Aisyah dan perang Siffin yaitu perang antara Ali dengan mu’awiyah. Bermula dari itulah akhirnya timbul berbagai aliran di kalangan umat islam, masing-masing kelompok juga terpecah belah, akhirnya jumlah aliran di kalangan umat islam menjadi banyak, seperti aliran syi’ah, khawarij, murji’ah,dll.
1.2 Rumusan Masalah
            Berdasarkan latar belakang diatas, dirumuskan beberapa pertanyaan sebagai berikut:
1.      Apa yang melatar belakangi Munculnya Gerakan-gerakan keagamaan pada Masa Khulafaur Rasyidin?
2.      Bagaimana pokok-pokok pemikiran Gerakan-gerakan keagamaan pada Masa Khulafaur Rasyidin?
1.3 Tujuan Makalah
1.      Mengetahui Latar Belakang Munculnya Gerakan-gerakan pada masa Khulafaur Rasyidin.
2.      Mengetahui pokok-pokok pemikiran dari Gerakan-gerakan keagamaan pada masa Khulafaur Rasyidin.




Kajian Orientalis Terhadap Al-Qur'an



KAJIAN ORIENTALIS TERHADAP AL-QUR’AN

By: Evi Muzaiyidah Bukhori (Mahasiswa Pascasarjana UIN Maliki Malang)

BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Allah swt telah menetapkan Muhammad saw sebagai Rasul-Nya yang terakhir, dialah penyempurna Agama Islam dan penutup para Nabi sebagai khalifah di bumi. Al-qur’an adalah kitab suci yang di turunkan kepada Nabi Muhammad SAW, sebagai mukjizat dan jalan penerang bagi sekalian  umat muslim di dunia, sebagai pedoman yang benar untuk sebagai tuntunan menuju keridaan Alla SWT yaitu amal saleh yang ganjarannya yaitu kenikmatan surga. Sebagai umat yang taat tentunya akan selalu berbuat baik yang adapun dasar hukum perbuatan baik yaitu Al-Qur’an dan Hadis.
Namun seiring dengan berkembangnya zaman, muncullah interpretasi-interpretasi mengenai ajaran Islam, salah satunya adalah gagasan orientalisme. Bagaimanakah interpretasi mereka? Dan apa misi mereka? Akan penulis bahas dalam makalah ini.

B.     Rumusan Masalah
1.      Siapakah orientalis dan apa saja objek kajiannya?
2.      Bagaimana perkembangan orientalis ?
3.      Apa saja dogma orientalis?
4.      Bagaimana implikasi filosofisnya?

C.     Tujuan Penulisan
1.      Untuk mengetahui siapakah orientalis dan apa saja objek kajiannya.
2.      Untuk mengetahui bagaimana perkembangan orientalis.
3.      Untuk mengetahui apa saja dogma orientalis.
4.      Untuk mengetahui bagaimana implikasi filosofisnya.

PRINSIP-PRINSIP DAKWAH RASUL (Masa Rasul SAW)




 MASA RASUL SAW (611-632 M)

PRINSIP-PRINSIP DAKWAH RASUL
By: Evi Muzaiyidah Bukhori (Mahasiswi Pascasarjana UIN Maliki Malang)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1.  Latar Belakang
Dalam sejarah peradaban Islam, ?
1.2. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, dirumuskan beberapa pertanyaan sebagai berikut:
1.      Bagaimana perkembangan Islam pada masa Nabi Muhammad saw?
2.      Apa saja tahapan yang dilakukan Rasulullah dalam berdakwah?
3.      Prinsip apa saja yang diterapkan Rasulullah dalam berdakwah?

1.3. Tujuan
                        Makalah ini disusun dengan tujuan sebagai berikut:
1.      Mengetahui perkembangan Islam pada masa Nabi Muhammad saw
2.      Memahami tahapan yang dilakukan Rasulullah dalam berdakwah
3.      Mengetahui prinsip apa saja yang diterapkan Rasulullah dalam berdakwah








Kajian Orientalis terhadap Al-Qur'an (Analisis Q.S. Al-Baqarah 30)




KAJIAN ORIENTALIS TERHADAP AL-QUR’AN

“Kelancangan Malaikat Kepada Allah”

(Tuduhan Orientalis terhadap Surat Al-Baqarah Ayat 30)
By: Evi Muzaiyidah Bukhori (Mahasiswa Pascasarjana UIN Maliki Malang)


BAB I


PENDAHULUAN

1.1   Latar Belakang
Al-qur’an adalah kitab suci yang di turunkan kepada Nabi Muhammad SAW, sebagai mukjizat dan jalan penerang bagi sekalian  umat muslim di dunia, sebagai pedoman yang benar untuk sebagai tuntunan menuju keridaan Alla SWT yaitu amal saleh yang ganjarannya yaitu kenikmatan surga. Sebagai umat yang taat tentunya akan selalu berbuat baik yang adapun dasar hukum perbuatan baik yaitu Al-Qur’an dan Hadis.
Allah swt telah menetapkan Muhammad saw sebagai Rasul-Nya yang terakhir, dialah penyempurna Agama Islam dan penutup para Nabi sebagai khalifah di bumi. Al-qur’an adalah kitab suci yang di turunkan kepada Nabi Muhammad SAW, sebagai mukjizat dan jalan penerang bagi sekalian  umat muslim di dunia, sebagai pedoman yang benar untuk sebagai tuntunan menuju keridaan Alla SWT yaitu amal saleh yang ganjarannya yaitu kenikmatan surga. Sebagai umat yang taat tentunya akan selalu berbuat baik yang adapun dasar hukum perbuatan baik yaitu Al-Qur’an dan Hadis.
Namun seiring dengan berkembangnya zaman, muncullah interpretasi-interpretasi mengenai ajaran Islam, salah satunya adalah gagasan orientalisme. Bagaimanakah interpretasi mereka? Dan apa Tujuan mereka? Akan penulis bahas dalam makalah ini.
1.2  Rumusan Masalah
1        Apa Pengertian Orientalis?
2        Bagaimana Tafsir Surat Al-Baqarah Ayat 30?
3        Bagaimanakah Tuduhan Orientalis terhadap Surat Al-Baqarah Ayat 30?
1.3 Tujuan Penulisan
1        Mengetahui Pengertian Orientalis
2        Mengetahui Tafsir Surat Al-Baqarah Ayat 30
3        Mengetahui Tuduhan Orientalis terhadap Surat Al-Baqarah Ayat 30

محافظة القرآن



جمهورية إندونيسيا
وزارة الشؤون الدينية
جامعة مولانا مالك إبراهيم الإسلامية الحكومية بمالانج
كلية الدراسات العليا قسم تعليم اللغة العربية  (الماجستير)
البحث بعنوان:
محافظة القرآن
(بحث مقدم لإكمال جزء من مطلبات مادة علوم القرآن)

                           تحت الإشراف:
                                 د. فيصل محمود
  
باتو - مالانج
1434هـ/2013م


الباب الأول
محافظة القرآن
‌أ.       المقدمة
القرآن هو كلام الله المنزّل على محمد صلى الله عليه وسلم المتعبد بتلاوته، وقد عرفه صاحب المراقي في ألفيته بقوله: لفظ منزّل على محمّد لأجل الإعجاز وللتعبد، ويطلق بالاشتراك اللفظي على مجموع القرآن وعلى كل آية من آياته، فإذا سمعت من يتلو آية من القرآن صح أن تقول إنه يقرأ القرآن: $pkšr'¯»tƒ z`ƒÏ%©!$# (#qãZtB#uä (#qç7ŠÉftGó$# ¬! ÉAqß§=Ï9ur #sŒÎ) öNä.$tãyŠ $yJÏ9 öNà6ÍŠøtä ( (#þqßJn=ôã$#ur žcr& ©!$# ãAqçts šú÷üt/ ÏäöyJø9$# ¾ÏmÎ7ù=s%ur ÿ¼çm¯Rr&ur ÏmøŠs9Î) šcrçŽ|³øtéB ÇËÍÈ  (الانفال:24)
القرآن في عهد النبي صلى الله عليه و سلم لم يجمع في مصحف واحد ولكن القرآن محفوظ في الصدور ويكتبون المصحف على جريد النخل، وعلى الحجارة الرقيقة، وعلى قطع الجلود، وعظام الأكتاف والأضلاع، وكان الكتاب من خيرة الصحبة، مثل" ابو بكر، و عمر، و عثمان، و علي، و معاوية، و خالد بن الوليد، و زيد بن ثابت.
و بعد وفاة النبي صلى الله عليه وسلم ومحافظ القرآن يستمر على الصحابة و في بعض الروية وقد راع أبا بكر ( رض ) كثرة القتل في القراء و الحفاظ بعد وقعة اليمامة في السنة الثانية عشرة للهجرة، فاستشار عمر في الأمر، جمع القرآن من الصحف إلى المصحف، أو من العسب واللخاف والأقتاب إلى الصحف، وكلفا بالمهمة زيد بن ثابت.
 أن عمر بن الخطاب كان أول من جمع القرآن بعد النبي صلى‌الله‌ عليه ‌وآله ‌وسلم بعد أن سأل عن آية فلم يجب إليها، ونهض بالمهمة زيد بن ثابت. و أن أبا بكر مات، وعمر قد قتل، ولم يجمع القرآن بعد، أي أن المسلمين في حالة فوضى من شرائع دينهم، وكتاب ربهم. ويتم عثمان أن يجمع المصحف تارة أخرى لأنه فتحت البلدان المتعددة واجتمع الناس فى شتى مواطن الغزو والجهاد وكل إمام يقرأ بالقراءة التى حفظ بها فكانت القراءة بلهجات مختلفة، فكتبوا بذلك للخليفة عثمان بن عفان، فأمر بكتابة القرآن الكريم بلغة واحدة هى لغة قريش، وهى اللغة الفصحى، ونسخ عدة نسخ من المصحف العثمانى وأرسلها الى كافة البلدان، وتلقت الأمة الاسلامية مصحف عثمان بالقبول، وكانت كتابته من أسباب وحدة الأمة.
‌ب.                        أسئلة البحث
1.   كيف حفظ القرآن و كتابته في عهد النبي؟
2.   كيف حفظ القرآن و كتابته في عهد أبي بكر؟
3.   كيف حفظ القرآن و كتابته في عثمان ابن عفان؟

‌ج. أهداف البحث
1. لمعرفة حفظ القرآن وكتابته في عهد النبي
2. لمعرفة حفظ القرآن وكتابته في عهد أبي بكر
3. لمعرفة حفظ القرآن وكتابته في عثمان ابن عفان