PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK)
UPAYA PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN (FAHMUL
MAQRU’) MELALUI METODE PQ4R
(Aplikasi Cooperatif
Learning terhadap Siswa Kelas VIII A MTs Surya Buana Malang)
By: Evi Muzaiyidah Bukhori (Mahasiswi PBA UIN Maliki Malang)
A.
Latar Balakang
Berbahasa pada dasarnya
adalah proses interaktif komunikatif yang menekankan pada aspek-aspek bahasa.
Kemampuan memahami aspek-aspek tersebut sangat menentukan keberhasilan dalam
proses komunikasi. Aspek-aspek bahasa tersebut antara lain keterampilan
menyimak, berbicara, membaca dan menulis. Secara karakteristik, keempat
keterampilan itu berdiri sendiri, namun dalam penggunaan bahasa sebgai proses
komunikasi tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lain. Hal ini
menunjukkkan bahwa bahasa merupakan keterpaduan
dari beberapa aspek.[1]
Pengajaran membaca perlu
memperoleh perhatian serius, dan wacana membaca tidak boleh hanya dipandang
sebagai batu loncatan bagi aktifitas berbicara dan menulis semata. Tujuan
pengjaran membaca, sebagaimana kita ketahui, adalah mengembangkan kemampuan
membaca siswa. Dengan demikian adalah tugas guru untuk meyakinkan bahwa proses
pembelajaran membaca menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi siswa.
Keterampilan membaca selalu
ada dalam setiap tema pembelajaran. Hal tersebut membuktikan pentingnya
penguasaan terhadap kererampilan membaca. Membaca, terutama membaca pemahaman
bukanlah suatu kegiatan yang pasif. Sebenarnya, pada peringkat yang yang lebih
tinggi, membaca bukan sekedar memahami lambing-lambang tertulis, melainkan pula
memahami, menerima, menolak, membandingkan dan meyakini pendapat-pendapat yang
ada dalam bacaan. Membaca pemahaman inilah yang dibina dan dikembangkan secara
bertahap pada sekolah (Tompubolon: 1987)
Lebih dari itu, Tulalessy
(1995) berpendapat bahwa membaca mahir (avented reading) harus mulai
diajarkan pada kelas 1 SLTP sehingga siswa bisa menuju pada membaca di seberang
garis (reading Beyond the lines). Hal ini perlu diterapkan sejak awal karena
akan mempengaruhi keberhasilan keterampilan membaca selanjutnya. Dan sangat
memberikan kontribusi bertambahnya informasi.
MTs Surya Buana merupakan
sekolah yang berbasis pesantren, karena sebagian besar peserta didik sambil
nyantri disana. Untuk lingkungan berbahasa sangat mendukung karena banyaknya
mufrodat yang diberikan setiap harinya. Namun, hal ini belum menjamin akan
keberhasilan dalam keterampilan membaca, terutama membaca pemahaman. Banyak
dari mereka yang masih lemah akan membaca pemahaman (fahmul maqru’).
Oleh karena itu, untuk mengatasi
kesulitan tersebut, peneliti akan menggunakan metode PQ4R dalam pembelajaran keterampilan membaca (maharoh
qiro’ah). Yang mana metode ini cocok untuk keterampilan membaca dalam hati
untuk memahami teks bacaan. Dengan demikian
peneliti akan melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas di MTs Surya Buana dengan
judul UPAYA PENINGKATAN KETERAMPILAN
MEMBACA PEMAHAMAN (FAHMUL MAQRU’) MELALUI METODE PQ4R (Aplikasi Cooperatif
Learning terhadap Siswa Kelas VIII A
MTs Surya Buana Malang)